Istilah Dasar Dalam Desain Grafis

Dasar – Dasar Pewarnaan

RGB (Red – Green – Blue)

Untuk warna RGB biasanya kita gunakan untuk proses proof. Proses proof sendiri adalah proses finishing desain, namun belum mencapai final. Jadi masih sebatas untuk melihat hasil desain, tentang warnanya, tata letaknya dan lain-lain. Proses proff ini belum bisa digunakan sebagai acuan percetakan, karena warnanya belum memenuhi standart aturan cetak.

1024px-additivecolor-svg

CMYK (Cyan – Magenta – Yellow – Black)

Warna yang kedua adalah warna CMYK. Warna CMYK disebut juga warna proses/process colour, pada tahap ini sebuah karya desain Grafis sudah mencapai final. Warna CMYK adalah warna standart yang dimiliki mesin cetak dan biasa digunakan dalam mencetak warna sparasi seperti brosur, sampul buku, majalah, kalender dll. Jadi keempat warna inilah yang akan dijadikan acuan cetak dalam sebuah proses percetakan.

1200px-cmyk_color_swatches-svg

Perbedaan Dalam Grafis Vektor dan Bitmap

Gambar Vektor

Gambar vektor merupakan gambar yang terbentuk bukan dari kumpulan titik melainkan terbentuk dari sejumlah garis dan kurva. Karena gambar jenis vektor ini bukan terdiri dari titik, maka apabila tampilan gambar ini diperbesar tetap tidak akan kehilangan detailnya sehingga kualitas gambarnya tetap baik. Contoh gambar ini adalah teks dan logo. Perangkat lunak yang sering digunakan untuk mengolah gambar jenis vektor ini adalah CorelDRAW, Freehand.

Monitor biasanya akan menampilkan gambar dalam bentuk piksel, maka semua gambar baik jenis vector maupun bitmap akan ditampilkan dalam bentuk piksel. Gambar ini mengandung unsur matematis seperti arah, ukuran sudut, ketebalan, warna, dan lain sebagainya.

 

Gambar Bitmap

Tampilan bitmap sering disebut dengan gambar raster yaitu tampilan gambar yang terdiri dari titik-titik atau piksel. Masing-masing piksel ini mempunyai lokasi serta warna tersendiri yang secara keseluruhan membentuk sebuah tampilan gambar pada saat gambar diperbesar. Kehalusan tampilan gambar ini sangat tergantung kepada resolusi serta titik atau piksel yang membentuk gambar tersebut.

Apabila gambar ini diperbesar maka ini kelihatan kotak-kotak, semakin besar tampilan gambar maka semakin besar pula kotak-kotak tersebut, yang sebetulnya merupakan tampilan piksel yang diperbesar. Contoh gambar bitmap antara lain photo, gambar-gambar hasil scanner serta gambar yang dihasilkan dari software grafis seperti Adobe Photoshop, Corel PHOTO-PAINT.

Kelemahan dari gambar jenis bitmap adalah gambar akan menjadi pecah dan terlihat “kotak-kotak” (jagged) apabila gambar tersebut diperbesar atau dicetak menggunakan resolusi yang lebih kecil daripada nilai resolusi aslinya. Format bitmap ini memerlukan ruang penyimpanan data yang lebih besar dibandingkan dengan format vektor.

 

Perbedaan gambar berbasis Vektor dan Bitmap

Berbasis Vektor

Gambar tetap jelas ketika di perbesar

Tersusun dari garis dan kurva, Path terdiri dari garis (line segment) dan beberapa titik (node) atau disebut dengan anchor point

Gradasi warna harus dianalisis dulu oleh para desainer grafis

Kualitas grafik tidak tergantung dari banyaknya pixel

Disusun oleh objek geometris yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis

Sifatnya resolution independent

Ukuran penyimpanan relatif kecil

Program yang digunakan adalah Coreldraw, Adobe ilustrator, Macromedia Freehand

Nyaman dipakai untuk melayout halaman (teknik publishing), membuat font, dan ilustrasi.

 

Berbasis Bitmap

Gambar kurang jelas jika diperbesar

Terdiri atas titik (piksel), beragam warna, piksel tersebar dalam pola grid

Gradasi warna lebih luwes dan nyata

Mampu menyimpan gambar antar-format, yaitu JPEG, BMP,GIF, TIFF, dan PNG

Ukuran file yang dihasilkan besar

Kualitas grafis tergantung dari banyaknya pixel

Disusun oleh objek yang disebut pixel

Sifat resolusinya dependent atau dipengaruhi resolusi

Ukuran penyimpanan relatif besar

 

Sumber :

http://bagusbayubaskara.blogspot.co.id/2012/10/perbedaan-grafik-berbasis-vektor-dan.html (March, 31st 2017 9.01 pm)

https://panduandesaingrafis.wordpress.com/2015/04/26/panduan-desain-grafis/ (March, 31st 2017 8.57pm)

Filosofi Logo “Playstation”

playstation-logo-colour

Logo playstation sendiri memiliki makna tersendiri P berwarna merah, sedangkan S memiliki pola tiga warna kuning, hijau dan biru. Warna-warna yang digunakan dalam desain tersebut merupakan “kecemerlangan, gairah, sukacita, pesona dan keanggunan.

 

Komentar :

Logo tidak terlihat jelas seperti tulisan PS untuk melambangkan playstation karena huruf S sedikit tertutup oleh huruf P.

Tugas Kelompok Lainnya

  1. Afran Nafarsani 10114408 https://afrannafarsani.wordpress.com/2017/04/02/tugas-1-peng-animasi-desain-grafis/
  2. Rio Hendrawan 19114457 http://ryohendrawan12.blogspot.co.id/2017/03/software-dalam-desain-grafis.html

Pengantar Animasi dan Desain Grafis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s